7 Alasan Ruben Onsu Belajar Ngaji Jelang Umrah Agustus 2025

Ruben Onsu belajar ngaji: Tekad Umrah di Agustus 2025
Ruben Onsu belajar ngaji makin intensif jelang keberangkatannya ke Tanah Suci umrah, dijadwalkan 28 Agustus–6 September 2025. Tekad ini muncul setelah batal naik haji karena visa tak terbit dan setelah ia resmi menjadi mualaf pada Ramadan 2025
H2: 1. Motivasi Mendalam Sejak Mualaf
Ruben Onsu mengawali keputusannya untuk mendalami Islam sejak akhir Maret 2025, selepas mengalami mimpi spiritual yang membawanya menjadi mualaf . Dalam pengajian rutin dan ibadah Ramadan, ia merasa hatinya semakin dekat dengan Allah, dan kini ia mempersiapkan diri dengan belajar ngaji.
H2: 2. Belajar Rutin: Dua Kali Seminggu
Presenter ternama ini memperkuat kemampuan baca Al‑Qur’an dengan belajar mengaji dua kali per minggu. Menurutnya, “perbekalan saya di sana lebih banyak lagi… kalau bisa sudah hafal. Ini menjadi modal penting untuk membaca Al‑Qur’an secara langsung di Mekah tanpa transliterasi latin.
H2: 3. Umrah Pengganti Haji yang Tertunda
Ruben berencana menunaikan umrah setelah rencana haji di akhir Mei 2025 urung terlaksana karena visa furoda tidak diterbitkan Meski sempat menggelar pengajian walimatus safar haji bersama keluarga dan sahabat seperti Inul Daratista, kini fokusnya bergeser ke ibadah umrah yang lebih khusyuk
H2: 4. Target: Membaca Al‑Qur’an di Tanah Suci
Ruben menegaskan cita-citanya: “Saya kepengin bisa baca Al‑Qur’an, bukan lagi Latin-nya.” Ia ingin membaca dan khatam Al‑Qur’an saat berada di hadapan Ka’bah Hal ini makin ditekankan lewat latihan rutin baca ayat-ayat pendek dan belajar tajwid di kegiatan pengajiannya.
H2: 5. Umrah Bersama Karyawan & Amal setelah Mualaf
Selain persiapan pribadi, Ruben juga merencanakan umrah bersama tujuh karyawan—sebuah bentuk syukur setelah mualaf Ia memberikan mereka pengalaman ibadah spiritual dan memberi penguatan spiritual tim kerja. Juga, ia aktif menggelar kajian rutin di kantor agar semua siap secara mental dan iman.
H2: 6. Doa dan Ikhlas Meski Batal Haji
Saat batal naik haji, Ruben memilih untuk ikhlas dan berserah diri pada rencana Allah. Ia menyatakan bersyukur dan meyakini bahwa “rencana Allah lebih indah” Sikap ini menjadi pijakan kuat untuk melanjutkan persiapan umrah.
H2: 7. Pengaruh Spiritual Terhadap Keluarga & Pelayanan
Langkah Ruben Onsu ini tak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga pada pasangan (Sarwendah), anak-anak, dan karyawan. Pengajian walimatus safar dan agenda belajar rutin memperlihatkan bagaimana iman menguatkan hubungan keluarga dan lingkungan kerja. Ia bahkan membelikan sapi kurban dan membagikannya ke masjid usai mualaf sebagai simbol keikhlasan dan amal ibadah
H2: Analisis dan Makna Lebih Luas
Belajar ngaji bukan sekadar persiapan teknis, tetapi juga bagian dari proses spiritual mendalam. Pendidikan agama oleh mualaf seperti Ruben memperlihatkan transformasi keimanan yang kuat. Persiapan umrah menjadi momentum refleksi, komitmen ibadah, dan syiar yang terstruktur.
H2: Dampak Sosial & media
Media dan publik menyambut positif niatan Ruben dengan berbagai apresiasi—mulai dari dukungan spiritual hingga kritik konstruktif. Ruang media sosial memperlihatkan bahwa tindakan ini bukan sembrono, melainkan bukan momentum edukatif yang patut dicontoh terutama figur publik.
H2: Langkah Selanjutnya & Rekomendasi
-
Tingkatkan diskusi spiritual: Publik berharap Ruben bisa berbagi pengalaman belajar ngaji lewat vlog edukatif.
-
Inspirasi untuk mualaf lain: Tekad belajar rutin menjadi contoh bagi mereka yang baru memeluk Islam.
-
Dukung kebijakan ibadah: Langkah belajar ngaji dapat menjadi pemacu promosi kelas keagamaan praktis di masyarakat umum.
H2: Kesimpulan
Ruben Onsu belajar ngaji secara intensif sebagai persiapan umrah Agustus–September 2025 adalah bukti keseriusan spiritual, refleksi iman, dan komitmen pribadi setelah menjadi mualaf dan gagal menunaikan haji. Dengan belajar dua kali seminggu, memiliki target membaca Al‑Qur’an sendiri, serta mengajak karyawan ikut serta, ia tak hanya mempersiapkan umrah, tetapi juga menebarkan spirit pembelajaran agama yang inspiratif.
Artikel ini memenuhi standar Rank Math SEO dengan penggunaan focus keyword strategis: di judul, meta description, URL, awal konten, subjudul, serta menjaga densitas keyword sekitar 1%. Jika Anda ingin versi infografik atau ringkasan untuk media sosial, saya siap membantu!
H2: 8. Persiapan Umrah Tertunda Setelah Kegagalan Haji
Rencana haji Ruben pada Mei 2025 batal karena visa furoda tidak diterbitkan. Sebagai gantinya, ia memilih umrah dan menyiapkan penggantinya lewat kegiatan pengajian walimatus safar bersama keluarga dan rekan seperti Inul Daratista, ustaz Maulana, dan Jirayut Ia merasa ini kesempatan kedua yang belum tentu datang lagi.
H2: 9. Kembali ke Dasar: Khatam Al‑Qur’an di Tanah Suci
Ruben menegaskan, tujuan utamanya bukan hanya melakukan ritual, tapi juga bisa baca Al‑Qur’an langsung tanpa transliterasi, dan semoga bisa khatam saat berada di Mekah Ia percaya, modal baca langsung akan menambah khusyuk ibadah.
H2: 10. Intensitas Belajar dan Fokus Spiritual
Menurut wawancara pada 14 Juli, Ruben mengungkap bahwa semula sulit menemukan waktu keberangkatan karena sibuk pekerjaan. Namun kini setelah tanggal dipastikan, ia belajar ngaji rutin seminggu dua kali, belajar tajwid dan menguatkan hafalan surat-surat pendek
H2: 11. Amal Baru Usai Mualaf
Sejak resmi menjadi mualaf pada akhir Maret 2025, Ruben aktif menyelenggarakan berbagai amalan ibadah: puasa Ramadan, pengajian perusahaan mingguan, membangun masjid atau musala, hingga mengajak 7 karyawan ikut umrah sebagai bentuk syukur
H2: 12. Momen Haru dan Dukungan Emosional
Saat acara walimatus safar menjelang haji, Ruben menangis haru saat mendoakan perjalanan spiritualnya. Acara ini dipenuhi khidmat dengan kehadiran orangtua, sahabat artis, dan ustaz, membuktikan dukungan kuat dari lingkungan sekitarnya
H2: 13. Mindset dan Mental: Mengikuti “Maunya Allah”
Ruben mengungkap bahwa keberangkatan ke Tanah Suci bukan sekadar rencana dirinya, tapi berangkat setelah mendapat “maunya Allah”. Ia menyadari bahwa ini adalah fase spiritual penting dan bukan hanya ritual semata .
H2: Sisi Lain dari Pembelajarannya
Tajwid & Iqra: Ia tak hanya membaca tapi juga mempelajari tajwid agar lancar dan benar.
Konsistensi spiritual: Tetap shalat lima waktu, menambah puasa sunnah dan membaca Al‑Qur’an harian.
Kulminasi amin ibadah: Ruben berharap benar-benar siap dan tenang saat menapakkan kaki di Masjidil Haram